Kankemenag Denpasar’s Got Talent Tahap 2

  • 04 Januari 2019
  • Oleh: gektia
  • Dibaca: 88 Pengunjung

Masih dalam tema kreatifitas dalam peringatan HAB ke 73, serangkaian lomba Stand Up Comedy yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar kembali mendorong dan memfasilitasi jajarannya untuk tampil dalam sebuah stand up comedy sesuai dengan durasi dan tema yang telah disyaratkan untuk selanjutnya dikirimkan dalam sebuah video melalui wadah yang telah disediakan.

Stand up comedy dengan tema Jaga Kebersamaan Umat ini diikuti oleh seluruh satker di lingkungan Kankemenag Kota Denpasar yang diwakili oleh masing-masing 1 orang stafnya. Berbagai komedi tentang semangat menjaga kebersamaan umat lahir pada kesempatan ini, hal ini merupakan sisi lain yang selama ini belum terungkap dari jajaran Kankemenag Kota Denpasar, disamping serius sebagai ASN dalam menjalankan 5 nilai budaya kerja, ASN Kankemenag Kota Denpasar juga mampu menuangkan kretifitasnya melalui sebuah seni komedi. Bertindak sebagai juri pada kesempatan ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Ibu Komang Sri Marheni, S.Ag., M.Si mengungkapkan bahwa beliau akan senantiasa memfasilitasi kreatifitas ASN di Kankemenag Kota Denpasar sepanjang itu sifatnya positif, berkaitan dengan hal tersebut beliau juga telah mempersiapkan WBK, yakni Wantilan Budaya Kreatifitas yang dikhususkan bagi ASN untuk mengasah dan sharing terkait dengan bakatnya di bidang seni guna menunjang tugas dan fungsi pada Kankemenag Kota Denpasar. ASN terpilih yang menjadi juara 1 adalah Ibu Titin Herawati, juara 2 Ibu Suldiah Rahmawati, juara 3 Bapak Moh Ali, juara harapan 1 Bapak H. Agus Yusufanhari, juara harapan 2 Ibu Arbaiyah, dan juara harapan 3 Gusniarti Nasution. (sta)


  • 04 Januari 2019
  • Oleh: gektia
  • Dibaca: 88 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Komang Sri Marheni, S.Ag., M.Si

18

Sep

Kepala Lingkungan Kepuh Peguyangan

Lampu LPJ Mati


18

Sep

Wulan Sari

Air Mati





Apakah informasi yang disajikan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar bermanfaat?