Tim Biro Ortala Lakukan Pendampingan

  • 30 Agustus 2019
  • Oleh: Kantor Agama Kota Denpasar
  • Dibaca: 124 Pengunjung

Rabu (21/8) lalu, bertempat di aula Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, 7 orang Tim dari Biro Ortala Kemenag RI, melaksanakan monitoring dan Evaluasi Peta Proses Bisnis (PPB), Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan untuk memastikan tujuan PPB, SOP, dan Standar Pelayanan (SP) sudah tercapai pada Kankemenag Kota Denpasar.

Sebelumnya, Tim Monitoring dan Evaluasi telah melakukan sharing session dan membagikan form survei yang harus dipenuhi dengan menyertakan  lampiran evidence (bukti dukung) terkait dengan penerapan PPB, SOP, SP, sarana dan prasarana pelayanan, ketersediaan media informasi publik, survei kepuasan masyarakat, dan pelayanan pengaduan sebagai sarana pendukung pemenuhan pelayanan publik yang telah diintegrasikan ke dalam wadah ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Salah satu anggota Tim Monitoring dan Evaluasi, Bapak Kisman Supriyatna menjelaskan bahwa dalam upaya pemenuhan pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) khususnya dalam kondisi persiapan menuju WBBM, ada beberapa hal yang wajib ada dan diketahui oleh pengguna layanan pada PTSP yakni: Standar Pelayanan Minimal dengan 14 komponen yang wajib dipublikasikan, maklumat pelayanan, dan pemenuhan ketersediaan sarana/prasarana pelayanan publik, dan secara keseluruhan hal ini telah dipenuhi oleh jajaran Kankemenag Kota Denpasar. (sta)

Rabu (21/8) lalu, bertempat di aula Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, 7 orang Tim dari Biro Ortala Kemenag RI, melaksanakan monitoring dan Evaluasi Peta Proses Bisnis (PPB), Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan untuk memastikan tujuan PPB, SOP, dan Standar Pelayanan (SP) sudah tercapai pada Kankemenag Kota Denpasar.

Sebelumnya, Tim Monitoring dan Evaluasi telah melakukan sharing session dan membagikan form survei yang harus dipenuhi dengan menyertakan  lampiran evidence (bukti dukung) terkait dengan penerapan PPB, SOP, SP, sarana dan prasarana pelayanan, ketersediaan media informasi publik, survei kepuasan masyarakat, dan pelayanan pengaduan sebagai sarana pendukung pemenuhan pelayanan publik yang telah diintegrasikan ke dalam wadah ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Salah satu anggota Tim Monitoring dan Evaluasi, Bapak Kisman Supriyatna menjelaskan bahwa dalam upaya pemenuhan pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) khususnya dalam kondisi persiapan menuju WBBM, ada beberapa hal yang wajib ada dan diketahui oleh pengguna layanan pada PTSP yakni: Standar Pelayanan Minimal dengan 14 komponen yang wajib dipublikasikan, maklumat pelayanan, dan pemenuhan ketersediaan sarana/prasarana pelayanan publik, dan secara keseluruhan hal ini telah dipenuhi oleh jajaran Kankemenag Kota Denpasar. (sta)


  • 30 Agustus 2019
  • Oleh: Kantor Agama Kota Denpasar
  • Dibaca: 124 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Komang Sri Marheni, S.Ag., M.Si

Apakah informasi yang disajikan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar bermanfaat?