Baca Berita

Peletakan Batu Pertama KUA Denut

Oleh : dayudirga | 27 Juli 2018 | Dibaca : 47 Pengunjung

KUA merupakan salah satu ujung tombak pelayanan keagamaan di lingkungan Kementerian Agama dan untuk memenuhi fungsinya tersebut, jajaran KUA wajib memberikan pelayanan yang maksimal serta menyediakan fasilitas, sarana dan prasarana yang memadai dan dapat memberikan kenyamanan kepada seluruh umat yang dilayani. Kota Denpasar saat ini memiliki 4 (empat) KUA di setiap kecamatan, yakni Denpasar Timur, Denpasar Barat, Denpasar Selatan, dan Denpasar Utara.    3 (tiga) dari  4 KUA tersebut, yakni KUA Denpasar Timur, Denpasar Barat, dan Denpasar Selatan hingga saat ini telah dibangun sedemikian rupa sehingga benar-benar layak digunakan sebagai tempat untuk memberikan pelayanan kepada umat Islam di masing-masing kecamatan tersebut, sementara KUA Denpasar Utara selama ini masih mempergunakan gedung sewaan dalam pelayanannya.

 

Ditengah-tengah moratorium pembangunan gedung  menggunakan dana yang bersumber dari APBN/APBD rupiah murni dan setelah di tahun 2016 anggaran turun untuk pembelian tanah KUA Denpasar Utara, pada tahun 2018 ini mempergunakan dana yang berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), pembangunan gedung KUA Denpasar Utara di lahan yang terletak di Jl. Maruti No. 27 Pemecutan Kaja Denpasar bisa mulai berjalan. Pembangunan gedung KUA Denpasar Utara ini menggandeng pihak-pihak konsultan perencana PT. Konindo Panorama, kontraktor pelaksana CV. Harta Karya Jaya, serta konsultan pengawas CV. Multidea dan sesuai rencana akan dilaksanakan selama 120 hari (4 bulan kalender). 

Bertepatan dengan akan dibangunnya gedung KUA Denpasar Utara, Ka. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali berkenan hadir sekaligus meletakkan batu pertama bersama-sama dengan Ka. Kankemenag Kota Denpasar dan Camat Denpasar Utara. Dalam sambutannya, Ka. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Bapak I Nyoman Lastra, S.Pd., M.Ag mengharapkan dengan dibangunnya balai nikah dan balai manasik haji kecamatan ini, nantinya KUA bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Lebih lanjut Bapak Nyoman Lastra juga turut berbahagia dan bersyukur bahwa ditengah-tengah moratorium pembangunan gedung fisik, Tuhan senantiasa memberikan jalan, dengan adanya anggaran SBSN yang bisa dipergunakan dan tidak terikat pada moratorium, pembangunan gedung KUA bisa dijalankan dengan harapan bisa menjadi gedung yg baik, nyaman, dan dapat dipergunakan oleh aparatnya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada umat. Ka. Kanwil dan Ka. Kankemenag pun sama-sama mendoakan agar dalam tahap pembangunan ini tidak ada hambatan/halangan yang terjadi, terutama dari segi regulasi, sehingga pada akhirnya bisa dibangun dengan tuntas. (sta)


Oleh : dayudirga | 27 Juli 2018 | Dibaca : 47 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Foto
Pembinaan Kerukunan Umat Beragama
Video
HAB ke 71
Facebook
Twitter